Karena tanpa kitab ini, seorang pelajar fiqh akan tersesat dalam lautan furu' (cabang masalah). Dengan menguasai terjemahan Al Asybah wan Nadhoir, seorang dai bisa menjawab pertanyaan kontemporer seperti hukum donor darah, asuransi syariah, atau cryptocurrency dengan merujuk pada kaidah yang sudah ada.