Ketika Lembur Aku Sendirian Di Kantor Bersama Bosku Yang Genit Ena Koume Indo18 Top Link

Malam itu, setelah menyiapkan presentasi akhir, Bapak Enas menutup laptopnya dan berkata, “Kerja kerasmu malam ini luar biasa. Terima kasih sudah tetap semangat.” Kata-kata itu terasa hangat, namun tetap berada dalam konteks profesional. Saya mengangguk, tersenyum, dan mengucapkan terima kasih kembali.

Jam menunjukkan pukul 22.00. Lantai 12 yang biasanya ramai oleh suara keyboard dan tawa karyawan, sekarang sunyi. Terlalu sunyi. Malam itu, setelah menyiapkan presentasi akhir, Bapak Enas

Dan di situlah cerita malam itu berakhir—atau dimulai. setelah menyiapkan presentasi akhir

Dia melangkah mendekat, menurunkan suara menjadi hampir berbisik. “Kamu memang pekerja keras, ya. Aku suka orang yang tidak takut lembur.” Tatapannya melayang ke arahku, seakan menilai bukan hanya pekerjaan, tapi juga… sesuatu yang lebih pribadi. Bapak Enas menutup laptopnya dan berkata